Saturday, 10 March 2018




Puisi Untuk Allah

Ku ingat Engkau saat alam begitu gelap gulita,
Dan wajah zaman berlumuran debu hitam,noda dan dosa
Kusebut nama-Mu dengan lantang di saat ku terbangun kala pagi menjelang
Dan fajar pun merekah seraya menebar senyuman indah untukku
Kemudian kubaca surat cinta-Mu
Seketika aku ingin sekali menjadi kekasih-Mu
Walaupun sebenarnya  aku belum pantas untuk itu
Aku bak anai-anai yang terbang di udara, kecil dan belum bernilai

Tapi aku rindu dan ingin bertemu dengan-Mu
Mataku mencari padahal Engkau ada di kehitaman mataku
Hatiku merindu padahal Engkau ada di antara urat nadiku
Betapapun kulukiskan keagunganMu dengan deretan huruf  dan korekan beribu syairku
Kekhudusan-Mu tetap meliputi semua arwah

Cahaya violet muncul dari seberang perbukitan
Menepiskan selimut malam
Ku hembuskan wewangianku dalam dakwah yang bersyahadat,
Di persaksikan kawanan malaikat-malaikat berbudi


Ku kirimkan doa hati dalam bentuk puisi kepada Sanubari Suci
Tetasan tangis malam hari terdampar dalam samudera nikmat,
Istiqomah menuju jalan hati-Mu
Bergegas ke lembah kesucian taubat-Mu
Tuntun hijrah mahabbahku
Goreslah tempat tidurku dengan ujung gerigi
Agar hamba Engkau cintai
Aku ingin menjadi bidadari bersayap pelangi sebagai sebaik-baik perhiasan,
Hidupnya penuh warna
Perjuangannya sarat cerita
Amanah yang di panggulnya tak sederhana, pejuang agama Allah
Yaitu wanita solehah, bidadari di dunia dan di akhirat nanti..
Aamiin....

20/06/16



Silahkan tinggalkan komentar dan terimakasih sudah meninggalkan komentar.

NANDA SRI WAHYUNI PULUNGAN . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates