Puisi Untuk Allah
Puisi
Untuk Allah
Ku
ingat Engkau saat alam begitu gelap gulita,
Dan
wajah zaman berlumuran debu hitam,noda dan dosa
Kusebut
nama-Mu dengan lantang di saat ku terbangun kala pagi menjelang
Dan
fajar pun merekah seraya menebar senyuman indah untukku
Kemudian
kubaca surat cinta-Mu
Seketika
aku ingin sekali menjadi kekasih-Mu
Walaupun
sebenarnya aku belum pantas untuk itu
Aku
bak anai-anai yang terbang di udara, kecil dan belum bernilai
Tapi
aku rindu dan ingin bertemu dengan-Mu
Mataku
mencari padahal Engkau ada di kehitaman mataku
Hatiku
merindu padahal Engkau ada di antara urat nadiku
Betapapun
kulukiskan keagunganMu dengan deretan huruf
dan korekan beribu syairku
Kekhudusan-Mu
tetap meliputi semua arwah
Cahaya
violet muncul dari seberang perbukitan
Menepiskan
selimut malam
Ku
hembuskan wewangianku dalam dakwah yang bersyahadat,
Di
persaksikan kawanan malaikat-malaikat berbudi
Ku
kirimkan doa hati dalam bentuk puisi kepada Sanubari Suci
Tetasan
tangis malam hari terdampar dalam samudera nikmat,
Istiqomah
menuju jalan hati-Mu
Bergegas
ke lembah kesucian taubat-Mu
Tuntun
hijrah mahabbahku
Goreslah
tempat tidurku dengan ujung gerigi
Agar
hamba Engkau cintai
Aku
ingin menjadi bidadari bersayap pelangi sebagai sebaik-baik perhiasan,
Hidupnya
penuh warna
Perjuangannya
sarat cerita
Amanah
yang di panggulnya tak sederhana, pejuang agama Allah
Yaitu
wanita solehah, bidadari di dunia dan di akhirat nanti..
Aamiin....
20/06/16



Silahkan tinggalkan komentar dan terimakasih sudah meninggalkan komentar.