Saturday, 10 March 2018




                                                                                                     
No excuse buat ga Sholat, Sholat , Sholat!!

“Sesungguhnya ikatan perjanjian yang membedakan antar kita dan mereka ( orang-orang kafir) adalah sholat. Karenanya, barangsiapa meninggalkan sholat, berarti ia telah kufur.
( HR. An Nasi’i )


K
etika saya mengikuti kegiatan sanlat alias pesantren kilat banyak sekali hal-hal baru yang saya dapatkan walaupun dikasih materinya cuman seharian itu saja.  Sholat ? kalau terlintas di pikiran kita defenisi sholat , ya mengerjakan perintah Allah, ada dalam rukun islam dan gerakan dengan mengawali takbiratul ihram dan di salam. Itu hanya pendapat orang awam. Ada satu cerita, ini kisah nyata. Suatu hari, terlihatlah seorang bapak-bapak paruh baya yang berprofesi sebagai tukang becak. Ia melayani penumpang nya dengan sangat baik, ia antarkan penumpang-penumpangnya ketempat tujuan dengan selamat. Tapi ada kebiasaan lain yang dimiliki si bapak yang sepertinya jarang kita dengar.
Ya , setiap kali azan berkumandang, tanda waktu sholat sudah ada, ia selalu memberhentikan becak nya dan menyuruh penumpang yang ada di becaknya untuk turun tanpa membayar sama sekali. Dan pada suatu ketika, ada seorang ibu-ibu yang menumpangi becak nya tepat ketika azan berkumandang karna kebetulan dekat dengan mesjid, si bapak pun memberhentikan becaknya di depan mesjid.
 Lantas ia berkata pada si ibu, “ Maaf buk, saya sholat dulu. Jikalau ibu tak mau menunggu saya, tak apa bu, ibu tak usah membayar tumpangannya buk,silahkan ibu cari becak yang lain saja bu..”.Si ibu hanya terdiam manggut-manggut dan tukang becak itupun pergi. Ketika si bapak datang lagi usai sholat, ia kaget ternyata ibu-ibu tadi masih tetap menunggu nya. Ia heran.
“Bu, kenapa ibu masih menunggu saya bu?”,
 “ maaf pak, saya heran sama bapak dari sekian banyak tukang becak baru kali ini yang saya temuin orang seperti bapak merelakan penumpangnya pergi, menolak rezeki, hanya demi sholat di awal waktu, padahal waktu sholat kan masih ada beberapa jam lagi pak?” .
Dengan sedikit tersenyum si bapak pun menjawab pertanyaan ibu-ibu itu,
 “ Ia buk, sholat itu panggilan cinta Allah untuk semua hamba nya yang beriman. Kalau saya dipanggil sudah sepatutnya saya menyahuti si pemanggil kan bu? Apalagi yang manggil saya itu yang memberi rezeki sama saya bu, untuk apa saya takut bu rezeki saya hilang? Sementara semua rezeki ada ditangan Allah Swt. Seharusnya saya malu bu, jika saya ga datang nyamperin Dia, orang saya ga ada apa-apanya di hadapannya, saya hanya seperti debu bu...” , ibu penumpang itu sangat kagum mendengar paparan tukang becak itu. “
 Yasudah pak, antar saya ke hotel di depan sana ya pak!”. Mereka pun melanjutkan perjalanannya dan sampailah di apartemen si ibu. 
Setelah ibu itu masuk ke dalam hotelnya, pikirannya masih melayang-layang ke pada bapak tukang becak tersebut. Selang beberapa hari, si ibu menyuruh sopir nya mencari si bapak untuk datang ke hotelnya. Setelah sopir bertemu dengan si tukang becak keesokan harinya pun ia  datang kehotel itu. Saat ingin memasuki hotel, ia tidak di perbolehkan oleh resepsionis dan satpam hotel, mereka tidak yakin jika ada penghuni hotel mewah seperti si bapak yang datang dengan  pakaian nya sangat kumuh. Si ibu-ibu pemilik hotel ini pun menunggu-nunggu di kamarnya tetapi si bapak tak kunjung datang dan akhirnya ia turun ke lantai bawah. Dan ternyata si bapak sedang duduk di lantai teras hotel. Dia pun menghampiri.
 “Mengapa tidak masuk pak?”,
“Tidak ada,bu”, jawab si bapak sayu.
“Ya sudah antarkan saya pak”, “kemana buk?” ,
“kedepan, nanti saya tunjukin jalannya pak!” .
Dan ternyata mereka berhenti di depan sebuah bank. “ Tunggu disini ya pak” kata si ibu. Kemudian si ibu masuk dan mengurus biaya haji untuk si bapak. Subhanallah. Tukang becak naik haji. Hehe.. kalau di film kan tentu bisa menyaingi tukang bubur naik haji bukan?
Yap, saudaraku, mengerjakan sholat di awal waktu memberikan kita tambahan waktu. Sesungguhnya manusia itu sangat-sangat merugi kecuali orang-orang yang beriman dan beramal salih. Jangan sekali-kali kita melalaikan sholat. Kalau di umpamakan sholat itu angka satu nya. Tumpuannya. Setelah kita mengerjakan sholat baru kita melakukan amalan yang lain seperti bersedekah , mengaji, dll yang diumpakan dengan nol. Baru deh , angka satu kita tadi akan ditambahkan atau di iringi dibelakangnya dengan nol. Jadi pahala nya berlipat-lipat gandaa. 1 diikuti 0. Jadi 10, 100, 1000,1000000 dst.
Kalau kita hanya sedekah, membantu orang lain ga sholat itu semua sia-sia nilai nya hanya nol panjang saja seperti ini 0000000000000 , ga ada nilainya bukan?  Sholat adalah amalan pertama yang akan dihisab di padang mahsyar nanti. Sholat adalah oleh-oleh isra’mikraj Rosulullah untuk ummat. “Wahai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat” (QS.Al-Baqarah : 153 ). Barangsiapa memeliharanya, maka sholatnya itu merupakan cahaya baginya, juga sebagai bukti dan keselamatan pada hari kiamat. Dan barangsiapa tidak memeliharanya,maka tidak akan mendapatkan cahaya,burhan serta keselamatan pada hari kiamat kelak dan ia akan dikumpulkan bersama Qarun, Fir’aun, hasan dan Ubai bin Khalaf”. (HR.Ahmad,Thabrani, Ibnu Hibban dan Isnad Hadist ini jayyid).
Dan pernah juga dengar kisah Umar bin Khattab, sahabat nabi, khalifaurrasyidin. Rasulullah bersabda yang artinya Umar tidak pernah menempuh suatu jalan, kecuali syetan menempuh jalan lain yang tidak ditempuh oleh Umar. Syetan itu sangat takut kepada Umar, sampai jejak kaki Umar pun mereka tahu. Hal ini karena hati Umar itu bersih dari tempat pengembalaan syetan  yang makanan pokoknya adalah syahwat. Dan dzikir adalah obatnya. Pada suatu ketika Umar pernah sekarat karena suatu peperangan, ia terbujur lemah di gurun peperangan dengan tubuh berlumur darah tebasan pedang. Namun ketika salah satu prajuritnya membisikkan kata sholat keteliganya sebanyak tiga kali. MasyaAllah, dia masih berusaha bangkit di tengah kesakitannya itu dan masih menunaikan sholat. Nah kita? Sudahlah kita ketuk hati dan tanyakan kepada iman yang ada didalam dada kita. Kita sama-sama manusia, hamba Allah, apa bedanya sama mereka? So, No excuse ya buat ga sholat!

Silahkan tinggalkan komentar dan terimakasih sudah meninggalkan komentar.

NANDA SRI WAHYUNI PULUNGAN . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates