Saturday, 10 March 2018



Eufoniku

Molekul sel beratus bertautan dalam histologi anyaman
Vignet-vignet nya yang indah
Inilah fisiologi subversi dalam sejarah tak ada tandingan
Repetisinya busur waktu menuntun pigura hidup pragmatisme
Tek-teks revolusi imaji,
Ilustrasikan kronolpgi artistik pada setiap berikadenya
 Dokumen-dokumen prahara generasi perjuangan
Mencatat sentuhan beraneka seniman bercitra
Menyimak dan merawi kembali cerita mereka
Tuk siapkan rudal mutiara
Di hari ini dan masa mendatang

Sinar matahari menembus air beriak
Sehingga bayang-bayang pasir menari-nari
Laba-laba melompat-lompat di permukaan air tenang
Ukirkan sketsa potret  budaya bersama jaring-jaringnya
Kunyahkan gema melodi keberagaman dari seluruh veteran
Cahaya dimensi dari berbagai sisi sinyalkan keunikan
Senantiasa rajutan identitas
Senantiasa pula perbedaannya

Kelang sepersekon
Sinar berlalu mengejar hari kalender
Menyantap warna-warni menarik era ini
Berjumpa matahari dan bulan purnama penuh yang bergetar
Selendang angin berkibar lembut
Nyanyian sorak soraiku yang menyempurnakannya
Liriknya lirih titipkan pesan renungan

Budaya , jangan dianggap sepele , kawan!
Budaya gencar di incar penikmat
Bila kita lengah satu mikrodetik pun
Saat-saat kita gamang bernegeri
Orasi berapi-api menikung sadis memperebutkannya
Karna kita tanah surga , katanya

Pepatah semboyan-semboyan yang  terberita jadi kabar
Jangan dibiarkan hanya begitu adanya
Sebatas dipajang dibingkai persegi di dinding depan kelas
Beserta dengan wajah belia senyum simpul
Bapak presiden dan wakil presidennya

Kumal, kumuh dan berdebu hitam tebal
Untuk identitas ruangan belaka
Roboh jiwaku menggigil
Jika memang begitu adanya

Zaman ini zaman edan!
Menggaram banyak bentuk keegoisan
Apapun bisa terjadi!
Ya , maklumi saja !

Pasak-pasak pelupuk mata
Lelah menerawang proyektor titik absis ordinat nol khatulistiwa
Cakrawalanya bintara ke puncak tertinggi angkasa
Eksistensinya di abadikan huru hara di film-film
Dikeroyok di iklan-iklan media massa
Itulah parameter yang tersemat dari  coretan  bangsa ini
Bibliografinya penug ritma dan rima
Esensi musikalitasnya berlabuh menjadu kebanggaan

Diselingi sekitar interupsi
Indeks prestasi pelajar yang tinggi
Olimpiade-olimpiadenya sudah kancah luar negeri
Harusnya beresonansi cerminkan dengan nyata dengan adanya kerja sama antar sesama
Berana proaktif ! lebih kritis!
Mengusir ungkapan-ungkapan basi orang asing

Di balik lensa yang luar biasa lebar
Bumiku demam berat
Sepintas,
Kulihat remaja riuh terbahak-bahak senang
Saksikan soneta dandung pantura
Wara-wiri berjoget panas di udara hampa
Eufoni tak hanya hasil dari pilihan bunyi

Tapi juga dari cara penyusunan bunyi
Gemuruh tak berarti
Semua tertidur lelap

 Ah,
MasyaAllah
Mudah-mudahan ini hanya halusinasiku saja
Mudah-mudahan Indonesiaku tak begitu

Tunggu dulu, tunggu!
Apa betul kata ada sudah ada
Sebelum semua yang ada ini ada ?

Kau bayangkanlah!
Sebuah titik yang melayang
Bagai sebutir kristal intan yang kilau kemilau
Ya,
Tiba-tiba ku teringat,
Sewaktu seminar pembukaan pelatihan belajarku di kota orang
Pembicara mengoceh pada kami
Hiduplah dalam amplifikasi lanskap kehidupan kristal intan
Etalase-etalase seluruh isi ruangan di sekelilingku terdiam
Untaian katanya menarik hatiku dan mungkin juga mereka..

Kita harus fanatik atau kepo kata gaulnya
Dalam tanda kutip yaitu realisasi proses menuntut ilmu
Tekanan runtuh di sangkur sendiri
Lapis terluar di tempa dengan bara hingga kelapis kedalam
Sengatan, gigitan, cubitan, tamparan sampai pukulan keras dan cambukan menyiksa
Akan menggemuruh di momen pembentukannya
Melupuh terbakar matahari, limbung dihantam angin, menciut di tampar dingin
Menerjang batu granit kesulitan
Hingga tercipta satu kristal intan yang  sangat tangguh

 Kita generasi perjuangan
Berteriaklah !
Dan katakan lantang, kita akan bawa Indonesia maju ke puncak kejayaan!
Go Forward Go for Glory!

 Ini hanya intuisi eufoniku itu saja
Namun di relung ku menyeludup keinginan yang memberontak
Narasi ini tuk membangkitkan asasi
Menynting sinematik persepsi yang di kekang jeruji besi

01 Mei 2016

Silahkan tinggalkan komentar dan terimakasih sudah meninggalkan komentar.

NANDA SRI WAHYUNI PULUNGAN . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates