Molekul sel beratus bertautan dalam histologi anyaman Vignet-vignet nya yang indah Inilah fisiologi subversi dalam sejarah tak ada tandingan Repetisinya busur waktu menuntun pigura hidup pragmatisme Tek-teks revolusi imaji, Ilustrasikan kronolpgi artistik pada setiap berikadenya Dokumen-dokumen prahara generasi perjuangan Mencatat sentuhan beraneka seniman bercitra Menyimak dan merawi kembali cerita mereka Tuk siapkan rudal mutiara Di hari ini dan masa mendatang
Sinar matahari menembus air beriak Sehingga bayang-bayang pasir menari-nari Laba-laba melompat-lompat di permukaan air tenang Ukirkan sketsa potret budaya bersama jaring-jaringnya Kunyahkan gema melodi keberagaman dari seluruh veteran Cahaya dimensi dari berbagai sisi sinyalkan keunikan Senantiasa rajutan identitas Senantiasa pula perbedaannya
Kelang sepersekon Sinar berlalu mengejar hari kalender Menyantap warna-warni menarik era ini Berjumpa matahari dan bulan purnama penuh yang bergetar Selendang angin berkibar lembut Nyanyian sorak soraiku yang menyempurnakannya Liriknya lirih titipkan pesan renungan
Budaya , jangan dianggap sepele , kawan! Budaya gencar di incar penikmat Bila kita lengah satu mikrodetik pun Saat-saat kita gamang bernegeri Orasi berapi-api menikung sadis memperebutkannya Karna kita tanah surga , katanya
Pepatah semboyan-semboyan yang terberita jadi kabar Jangan dibiarkan hanya begitu adanya Sebatas dipajang dibingkai persegi di dinding depan kelas Beserta dengan wajah belia senyum simpul Bapak presiden dan wakil presidennya
Kumal, kumuh dan berdebu hitam tebal Untuk identitas ruangan belaka Roboh jiwaku menggigil Jika memang begitu adanya
Zaman ini zaman edan! Menggaram banyak bentuk keegoisan Apapun bisa terjadi! Ya , maklumi saja !
Pasak-pasak pelupuk mata Lelah menerawang proyektor titik absis ordinat nol khatulistiwa Cakrawalanya bintara ke puncak tertinggi angkasa Eksistensinya di abadikan huru hara di film-film Dikeroyok di iklan-iklan media massa Itulah parameter yang tersemat dari coretan bangsa ini Bibliografinya penug ritma dan rima Esensi musikalitasnya berlabuh menjadu kebanggaan
Diselingi sekitar interupsi Indeks prestasi pelajar yang tinggi Olimpiade-olimpiadenya sudah kancah luar negeri Harusnya beresonansi cerminkan dengan nyata dengan adanya kerja sama antar sesama Berana proaktif ! lebih kritis! Mengusir ungkapan-ungkapan basi orang asing
Di balik lensa yang luar biasa lebar Bumiku demam berat Sepintas, Kulihat remaja riuh terbahak-bahak senang Saksikan soneta dandung pantura Wara-wiri berjoget panas di udara hampa Eufoni tak hanya hasil dari pilihan bunyi
Tapi juga dari cara penyusunan bunyi Gemuruh tak berarti Semua tertidur lelap
Ah, MasyaAllah Mudah-mudahan ini hanya halusinasiku saja Mudah-mudahan Indonesiaku tak begitu
Tunggu dulu, tunggu! Apa betul kata ada sudah ada Sebelum semua yang ada ini ada ?
Kau bayangkanlah! Sebuah titik yang melayang Bagai sebutir kristal intan yang kilau kemilau Ya, Tiba-tiba ku teringat, Sewaktu seminar pembukaan pelatihan belajarku di kota orang Pembicara mengoceh pada kami Hiduplah dalam amplifikasi lanskap kehidupan kristal intan Etalase-etalase seluruh isi ruangan di sekelilingku terdiam Untaian katanya menarik hatiku dan mungkin juga mereka..
Kita harus fanatik atau kepo kata gaulnya Dalam tanda kutip yaitu realisasi proses menuntut ilmu Tekanan runtuh di sangkur sendiri Lapis terluar di tempa dengan bara hingga kelapis kedalam Sengatan, gigitan, cubitan, tamparan sampai pukulan keras dan cambukan menyiksa Akan menggemuruh di momen pembentukannya Melupuh terbakar matahari, limbung dihantam angin, menciut di tampar dingin Menerjang batu granit kesulitan Hingga tercipta satu kristal intan yang sangat tangguh
Kita generasi perjuangan Berteriaklah ! Dan katakan lantang, kita akan bawa Indonesia maju ke puncak kejayaan! Go Forward Go for Glory!
Ini hanya intuisi eufoniku itu saja Namun di relung ku menyeludup keinginan yang memberontak Narasi ini tuk membangkitkan asasi Menynting sinematik persepsi yang di kekang jeruji besi
01 Mei 2016
|
Silahkan tinggalkan komentar dan terimakasih sudah meninggalkan komentar.